Pusparaja – Desa Pusparaja kembali menjadi pusat pengabdian akademis dengan kedatangan mahasiswa dari dua perguruan tinggi berbeda. Sebanyak 30 mahasiswa dari Universitas Perjuangan (Unper) dan Politeknik LP3I Tasikmalaya resmi diterima di Desa Pusparaja, Kecamatan Pusparaja.
Acara penerimaan yang penuh kehangatan ini dilangsungkan di Gedung Olahraga (GOR) Desa Pusparaja pada Rabu, 22 Juli 2026. Kedatangan para mahasiswa disambut dan diterima secara langsung oleh Kepala Desa Pusparaja, Ajo Sutarjo, S.Pd., M.Pd.
Sinergi Dua Kampus untuk Kemajuan Desa
Dalam sambutannya, Kepala Desa Pusparaja, Ajo Sutarjo, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kehadiran para mahasiswa yang akan mendarabkan ilmu dan tenaga mereka di desanya. Beliau berpesan agar para peserta KKN dapat beradaptasi dengan cepat, berbaur bersama masyarakat, serta membawa dampak nyata bagi pembangunan desa.
Kedatangan rombongan mahasiswa ini terbagi menjadi dua kelompok besar dari institusi berbeda:
1. Mahasiswa Universitas Perjuangan (Unper)
Ketua Koordinator: Muhammad Yusuf Nurwahid
Jumlah Mahasiswa: 14 orang
Tema KKN: Program Terpadu Pemberdayaan Masyarakat melalui Penguatan UMKM, Pengembangan Pertanian, dan Pendidikan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, serta Pelestarian Bahasa dan Budaya Sunda di Desa Pusparaja.
2. Mahasiswa Politeknik LP3I Tasikmalaya
Ketua Koordinator: Adia Rosidatul Hidayat
Jumlah Mahasiswa: 16 orang (8 laki-laki dan 8 perempuan)
Tema KKN: PUSPARAJA KOLABORATIF: Aksi Nyata Desa Berdaya dan Ekonomi Berkelanjutan
Fokus Pengabdian Terpadu
Melalui tema yang diusung masing-masing kampus, kehadiran kedua kelompok KKN ini diharapkan mampu menghadirkan kolaborasi yang kuat. Fokus program kerja akan diarahkan pada sektor strategis, mulai dari peningkatan kapasitas pelaku UMKM lokal, modernisasi dan pengembangan sektor pertanian, edukasi pengelolaan sampah yang berkelanjutan, hingga pelestarian nilai-nilai budaya dan bahasa Sunda di tengah masyarakat.
"Kolaborasi antara Unper dan LP3I Tasikmalaya ini menjadi momentum penting bagi Desa Pusparaja. Kami siap mendukung penuh setiap program kerja yang dirancang agar bermuara pada kesejahteraan masyarakat dan kemandirian desa," ujar Ajo Sutarjo di sela-sela acara.
Acara penyambutan di GOR Desa Pusparaja tersebut ditutup dengan sesi ramah tamah, perkenalan singkat antar-koordinator kelompok dengan perangkat desa, serta sesi foto bersama sebagai simbol dimulainya masa pengabdian mahasiswa di Desa Pusparaja.***